Warta Sumsel

Kajari Lubuk Linggau: Peran Wartawan Kian Berat di Era AI, Inovasi Jadi Kunci

Super Admin
Kajari Lubuk Linggau: Peran Wartawan Kian Berat di Era AI, Inovasi Jadi Kunci

Wartasumel.id, Lubuk Linggau — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Lubuk Linggau, Suwarno, menegaskan bahwa tugas dan tanggung jawab wartawan saat ini semakin berat seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Hal tersebut disampaikan Suwarno saat menerima audiensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lubuk Linggau, Selasa (20/01/2026), di ruang rapat Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau.
Menurut Suwarno, kemajuan teknologi harus disikapi secara bijaksana oleh insan pers, tanpa menghilangkan makna dan marwah profesi wartawan itu sendiri.
“Fungsi wartawan harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada. Ini harus disikapi dengan bijaksana dan tidak mengurangi makna profesi itu sendiri,” ujarnya.
Dalam menghadapi tantangan era digital dan AI, Suwarno menekankan pentingnya inovasi bagi wartawan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan utama adalah menjaga agar informasi yang disampaikan tetap akurat dan tidak terdistorsi.
“Wartawan harus mampu berinovasi menghadapi perubahan zaman. Tantangannya bagaimana masyarakat menerima berita yang benar, utuh, dan tidak terpotong-potong,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kebenaran dan akurasi berita merupakan prinsip utama dalam kerja jurnalistik. Pesan yang disampaikan kepada publik, menurutnya, harus disajikan secara lengkap dan bertanggung jawab.
“Berita yang benar itu harus disikapi dengan serius. Pesan tidak boleh sampai dipotong sana-sini,” tambah Suwarno.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Lubuk Linggau, Supriadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari Kajari Lubuk Linggau beserta jajaran.
Ia berharap ke depan terjalin kolaborasi yang baik antara PWI dan Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, khususnya dalam upaya edukasi hukum kepada masyarakat.
“Kami berharap ke depan PWI dan Kejari dapat berkolaborasi, baik dalam mensosialisasikan KUHP dan KUHAP yang baru maupun dalam kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Supriadi.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi.
Hadir dalam audiensi tersebut Kajari Lubuk Linggau Suwarno, Kasi Intel Armein, Ketua PWI Supriadi, Sekretaris Shandy, Bendahara Fery Irawan, Wakil Ketua Organisasi Budi Black, serta Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Asrul Satriadi.

Berita Terkait

225